PristiwaNews, Kabupaten Tangerang – Warga kampung Oja RT 3/7 desa Pisangan jaya kecamatan Sepatan diduga mengeluhkan tidak adanya saluran pembuangan air yang mengakibatkan banjir ketika hujan turun.
Salah satu warga berinisial AI mengatakan, setiap hujan rumah saya banjir, karena tidak ada nya pembuangan air.
” Gimana air tidak mampet karena saluran air itu di tutup oleh penjual yang di sebabkan air tersumbat dan tidak ada pembuangan nya, kami berharap agar di fungsikan kembali saluran air yang sudah ada, ucapnya dengan nada kecewa
Mendengar hal ini Retno diwanti aktivis muda Tangerang raya mengatakan, seharusnya kepala desa harus respon cepat adanya keluhan warga.
“Karena suara berkat suara masyarakat kalian bisa duduk di pemerintahan, jadi kalian itu jangan tutup, jika terjadi banjir bandang besar siapa yang bertanggung jawab, jika tidak mau di kritik jangan jadi pejabat publik ujar nya.

Jihan Mahes Fahlevi Aktivis Muda Tangerang Raya sekaligus ketua organisasi kemasyarakatan putera bangsa menggugat menambahkan, saya sangat miris melihat dan mendengarnya apa lagi sekolah untuk pendidikan anak-anak usia dini yang terkena banjir, saya mendesak Pemkab harus respon cepat tanggapi keluhan warga sekitar.
“Saya menantang kades Pisangan jaya untuk berkantor di situ, supaya mereka merasakan apabila turun hujan kantor dinasnya kebanjiran, apabila kades masih tutup mata dan bungkam saya akan menggunakan cara aktivis untuk membantu warga sekitar, kata Mahes.”
” Baik nanti segera di cek, ucap wakil bupati Tangerang intan Nurul hikmah saat di konfirmasi via pesan singkat WhatsApp
Sampai berita ini diterbitkan, kami belum bisa mendapatkan kutipan resmi dari kepala desa Pisangan jaya adanya keluhan warga yang terkena banjir
(Bob & Team)
