PristiwaNews || Informasi Publik : Hati-Hati Modus Baru Bergrombol
Megamendung — Warga Kabupaten Bogor diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dugaan modus penipuan baru yang mengatasnamakan fitur pelacak ponsel Find My Device (Android) dan Find My iPhone (Apple). Modus ini disebut dilakukan secara berkelompok dengan mendatangi rumah warga dan mengklaim lokasi terakhir ponsel yang hilang berada di kediaman korban.
Informasi tersebut disampaikan Aa Sobari, warga Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, sebagai bentuk edukasi agar masyarakat tidak mudah panik ketika menghadapi situasi serupa.
Menurutnya, para pelaku umumnya datang 8–10 orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan. Mereka menunjukkan aplikasi pelacak, lalu membangun tekanan psikologis melalui tatapan intimidatif dan tuduhan halus agar pemilik rumah bersedia membuka pintu atau mengizinkan mereka melakukan pencarian.

“Kalau Memang Benar Kehilangan, Silakan Tempuh Jalur Hukum Dan Laporkan Ke Polisi. Jangan Pernah Memberikan Akses Masuk Kepada Orang Yang Tidak Dikenal,” Ujar Aa Sobari.
Ia menegaskan bahwa titik lokasi pada aplikasi pelacak bukan bukti pasti keberadaan sebuah ponsel di dalam rumah. Akurasi lokasi dapat meleset, sehingga tidak dapat dijadikan dasar untuk menuduh maupun memasuki rumah seseorang tanpa izin.
Himbauan Kepada Masyarakat

- Tetap Tenang Dan Jangan Terpancing Intimidasi.
- Jangan Izinkan Orang Asing Masuk Ke Rumah.
- Jangan Menyebutkan Merek, Tipe, Atau Jumlah Ponsel Yang Dimiliki.
- Hubungi Rt/Rw, Pemerintah Desa, Atau Kepolisian Apabila Situasi Mencurigakan.
- Dokumentasikan Kejadian Dari Tempat Yang Aman Bila Diperlukan.
PESAN PUBLIK : Waspada Bukan Berarti Takut. Lindungi Keluarga, Verifikasi Setiap Klaim, Dan Utamakan Penyelesaian Melalui Aparat Penegak Hukum.
Catatan Redaksi: Berita Ini Merupakan Informasi Edukatif Berdasarkan Keterangan Narasumber Dan Bertujuan Meningkatkan Kewaspadaan Masyarakat. Jika Mengalami Kejadian Serupa, Segera Laporkan Kepada Pihak Berwenang.
Reporter || Redaktur PristiwaNews
