PristiwaNews| Slawi– Pemerintah Kabupaten Tegal kembali merealisasikan komitmen perbaikan infrastruktur jalan. Melalui pengerjaan yang dilaksanakan oleh CV L Putra Pratama, ruas jalan Ujungrusi–Trayeman kini tengah menjalani proses pengaspalan ulang (overlay) guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan.

Pelaksana Pekerjaan Lapangan dari CV L Putra Pratama, Raka, menjelaskan bahwa perbaikan di ruas jalan ini menjadi prioritas utama sebagai langkah nyata mendukung program Pemkab Tegal terkait akselerasi jalan bebas lubang.
“Ruas jalan Trayeman–Ujungrusi ini sebelumnya memiliki banyak titik lubang yang cukup membahayakan dan memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, perbaikan ini diprioritaskan,” ujar Raka saat ditemui di lokasi pengerjaan, Rabu (23/09/2026).

Raka memaparkan, pengerjaan fisik mencakup pengaspalan jenis AC-WC dengan ketebalan 4 centimeter dan lebar jalan existing mencapai 8,4 meter. Total panjang jalan yang ditangani mencapai 400 meter, yang terbagi dalam dua segmen utama, yakni 25 meter dari lampu merah ke arah barat serta 10 meter dari lampu merah ke arah timur.
Proyek bernilai kontrak Rp930 juta ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) terhitung sejak 9 September hingga 9 Oktober.
“Besok kita sudah masuk tahap pengerjaan layer terakhir. Setelah pengaspalan rampung, pengerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan rambu reftonik yang memakan waktu sekitar dua minggu. Sementara untuk pengusulan perbaikan lanjutan pada ruas sebaliknya akan kita dorong melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2027,” tambahnya.

Langkah cepat Pemkab Tegal dalam memperbaiki ruas jalan Ujungrusi–Trayeman ini mendapat apresiasi hangat dari warga dan para pedagang di sekitar lokasi, terlebih area tersebut berdekatan dengan pusat aktivitas pasar.
Iwan (50), salah seorang pedagang minuman dan makanan ringan yang setiap hari melintasi jalur tersebut, mengaku lega dengan adanya pengerjaan pengaspalan ini. Menurutnya, kondisi jalan berlubang sebelumnya sangat menyulitkan mobilitas warga dan pedagang.
“Sebelum diperbaiki, lubangnya banyak sekali. Karena lokasinya dekat pasar, tidak jarang pedagang yang membawa barang dagangan pakai motor oleng atau terjatuh gara-gara terperosok lubang. Belum lagi kecelakaan lalu lintas pengandara lain,” tutur Iwan.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tegal atas perbaikan jalan ini dan berharap hasil pengerjaannya memiliki kualitas yang awet.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah daerah. Harapan kami, semoga jalan ini awet dan ke depannya perbaikan bisa terus dilanjutkan sampai ke ruas jalan sebelum Yonif 407/Padmakusuma,” pungkasnya.(*)
Agusto
