Pristiwa news Batam. Polresta Barelang – Polsek Galang Polresta Barelang melaksanakan kegiatan POLIDIK (Polisi Peduli Pendidikan) di Pondok Pesantren SPMAA, Kelurahan Sejantung, Kecamatan Galang, Kota Batam. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus mendukung Program 8 Quick Wins Kapolri, dengan memberikan edukasi, motivasi, serta pembinaan karakter kepada para santri agar menjadi generasi muda yang berdisiplin, berakhlak mulia, dan mampu meraih cita-cita. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal, S.Pd.I., M.Pd., dan diikuti sekitar 40 santri serta pengurus pondok pesantren. Pada Senin, (19/10/2026), pukul 08.30 WIB hingga 09.45 WIB.
Kegiatan POLIDIK di Pondok Pesantren SPMAA turut dihadiri oleh Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal, S.Pd.I., M.Pd., Kanit Binmas Polsek Galang, Aiptu Hegus Handoko, Bhabinkamtibmas Karas, Bripka M. Yakob, Bhabinkamtibmas Air Raja, Brigadir Rifqi Muhammad Haikal, Ustadz Yamin SPMAA, Ustadz Muhammad Hendro SPMAA, Ustadzah Uswatun SPMAA, Ustadzah Marlina SPMAA, Ustadzah Sabrina SPMAA; serta sekitar 40 santri Pondok Pesantren SPMAA.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal, S.Pd.I., M.Pd., mengajak para santri untuk senantiasa menuntut ilmu sejak dini sebagai bekal dalam menjalani kehidupan dan membangun masa depan. Ia juga mengingatkan pentingnya memiliki hati yang baik serta menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika berada di lingkungan pesantren, keluarga, maupun masyarakat. Melalui kegiatan POLIDIK ini, Polri hadir untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan memiliki karakter positif.
Kapolsek Galang turut memberikan motivasi kepada para santri agar terus berusaha menggapai cita-cita sesuai dengan keinginan masing-masing. Ia menekankan empat hal penting yang perlu diterapkan, yaitu mendisiplinkan diri, konsisten dalam belajar dan berusaha, memperoleh rida orang tua, serta menghormati guru. Pesan tersebut disampaikan agar para santri memahami bahwa keberhasilan membutuhkan proses, ketekunan, sikap hormat kepada orang lain, serta dukungan keluarga dan tenaga pendidik.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara Kapolsek Galang dan para santri. Salah seorang santri bernama Bayu mengajukan pertanyaan mengenai apakah masyarakat dapat melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui kejadian seperti keberangkatan atau masuk ke Singapura maupun Malaysia secara ilegal. Pertanyaan tersebut menjadi kesempatan bagi Polri untuk memberikan pemahaman kepada para santri mengenai pentingnya melaporkan dugaan pelanggaran hukum kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain memberikan edukasi pendidikan, Kapolsek Galang juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengimbau para santri dan pengurus pondok pesantren untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, khususnya bagi anak-anak, mengingat kondisi cuaca yang kurang baik. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi guna menjaga keselamatan dan mengurangi risiko yang dapat terjadi akibat kondisi cuaca. Kapolsek Galang juga menyosialisasikan layanan Polisi 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meminta bantuan maupun kehadiran kepolisian ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan segera.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Galang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus Pondok Pesantren SPMAA atas dukungan serta kerja sama yang telah terjalin dalam membantu Polsek Galang menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Sinergi antara kepolisian, lembaga pendidikan keagamaan, dan masyarakat dinilai penting untuk membangun lingkungan yang aman sekaligus mendukung perkembangan karakter generasi muda. Kegiatan POLIDIK ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan pemahaman para santri mengenai pentingnya pendidikan, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap hukum.
Melalui kegiatan ini, Polsek Galang berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan dan pembinaan generasi muda serta mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam menjaga kamtibmas. Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.
