
PRISTIWA NEWS I TANGERANG, Selain tembok dan lantai keramik rumah serta pakaian menjadi kotor, pada kulit pun berdampak gatal gatal setelah mengenakan pakaian yang terkena serbuk kopi yang berterbangan melalui cerobong udara PT Mayora Jayanti.
Peristiwa itu dialami oleh Siti Ropiah warga kampung Pabuaran RT 01 RW 05 desa Gembong Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang Banten.
“Baju anak saya bintik bintik hitam, saya takut apakah dampak debu yang ada di baju bisa mengganggu kesehatan anak,” ungkap Siti Ropiah saat ditanya wartawan di kediamannya, Senin (14/11/2022).
Bahkan kata Siti Ropiah, ia juga merasakan gatal gatal setelah mengenakan pakaian yang seusia dijemur.
““Soalnya pakaian dalam saya (BH-red) kalau saya pakai terasa gatal gatal, seperti iritasi kulit, apakah itu juga akibat debu yang menempel di pakaian saya.” tanya Siti Ropiah.
Selain itu juga Siti Ropiah mengaku suara bising dari Cerobong membuat diri dan bayinya kaget.
“Terkadang suara Cerobong udara PT Mayora bikin saya dan anak jadi kaget, suaranya sudah kaya ban mobil yang meledak,” ujarnya.
Sebelumnya dikabarkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Banten menyebut bahwa dampak dari serbuk kopi yang mencemari udara bisa berakibat fatal bagi kesehatan manusia, jika dihirup maka akan mengakibatkan terjadinya ISPA.
Disinggung seberapa besar dampak serbuk kopi terhadap kesehatan, Sandy Nugraha Kasi Bina Hukum Lingkungan DLHK Kabupaten Tangerang mengatakan, hal itu tergantung besaran partikelnya, karena masing – masing ukuran berbeda beda dampaknya.
“Kalau serbuk kopi yang berterbangan dugaan dari PT Mayora ini, belum bisa dipastikan seberapa besar dampaknya, namun perlu dilakukan uji laboratorium terlebih dahulu,” ungkap Sandy Nugraha saat dimintai keterangan pada Sabtu (12/11/2022).
Namun yang paling berbahaya lanjut Sandy, kalau partikelnya ukuran 2,5 mikron kebawah, karena hampir tak bisa dilihat secara kasat mata dan bisa masuk ke paru-paru sehingga menyebabkan ISPA.
