PristiwaNews | Jakarta — Setelah dua hari penuh kompetisi, pameran, dan workshop lintas bidang, Budi Luhur Activities 2025 resmi ditutup dalam sebuah Awarding Ceremony yang digelar di Auditorium Universitas Budi Luhur. Acara ini menjadi momen apresiasi atas kreativitas dan kerja keras para peserta, sekaligus panggung refleksi nilai-nilai pendidikan, budaya, dan kolaborasi yang diusung kampus ini. Rabu ,31/07/25

Para pemenang dari berbagai lomba—mulai dari robotik, e-sport, fashion show, hingga kuliner Nusantara—satu per satu dipanggil naik ke panggung untuk menerima piala dan penghargaan.
Dalam sambutannya, Prof. Ir. Arief Wibowo, M.Kom (perwakilan dari Universitas Budi Luhur) menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh peserta, guru pendamping, serta pihak eksternal yang telah ikut menyukseskan acara ini. Beliau menekankan bahwa Budi Luhur Activities bukan hanya ajang lomba, tetapi juga bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda.

“Kami ingin semua peserta pulang bukan hanya membawa piala, tetapi juga pengalaman, semangat baru, dan motivasi untuk terus berkembang. Inilah misi Budi Luhur: mencetak lulusan yang cerdas, kreatif, dan berbudi luhur,” ujar Pak Arief.
Salah satu mitra utama dalam kegiatan ini, yaitu Forum Komunikasi Anjungan Daerah (FOKAD) TMII, juga memberikan dukungan penuh. Ketua FOKAD, Natalia Eni Pujihastuti, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya melibatkan generasi muda dalam pelestarian budaya.
“FOKAD yang terdiri dari 34 anjungan provinsi di Taman Mini Indonesia Indah merasa sangat senang bisa turut berkolaborasi dalam kegiatan ini berkat ajakan dari Pak Yusran. Kami melihat bahwa kegiatan yang diinisiasi Universitas Budi Luhur ini sangat relevan dengan tujuan kami, yaitu mempromosikan potensi seni, budaya, dan pariwisata Indonesia kepada generasi muda. Karena kalau bukan kepada anak-anak sekolah, kepada siapa lagi kita meneruskan warisan budaya bangsa?”
“Kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan semangat cinta budaya dan memperluas wawasan mereka tentang nilai-nilai luhur Nusantara. Harapannya, adik-adik yang terlibat dalam kegiatan ini bisa terus semangat untuk belajar, menjaga, dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia,” tambah Natalia.
Universitas Budi Luhur, Kampus Inovatif dan Berkarakter
Sebagai penutup, panitia mengajak seluruh peserta dan guru pendamping untuk terus terhubung dengan Universitas Budi Luhur. Kampus ini sedang menuju transformasi sebagai Universitas Unggul Internasional, dengan pendekatan yang menyelaraskan teknologi, budaya, dan karakter, seperti yang tampak jelas dalam tema kegiatan tahun ini: “From Tradition to Innovation with Budi Luhur.”
