Kamis, 19 Mei 2022

Kasus Narkoba Nia Ramadhani dan Suaminya Cukup Berliku

INFOTAINMENTKasus Narkoba Nia Ramadhani dan Suaminya Cukup Berliku
Kasus Narkoba Nia Ramadhani dan Suaminya Cukup Berliku | Pristiwa News | Pristiwa.com

PristiwaNews | Jakarta – Kasus Narkoba Artis Nia Ramadhani dan suaminya, Ardie Bakrie, serta sang sopir Zen Vivanto sudah keluar dari panti rehabilitasi usai banding 8 bulan rehabilitasi. Kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu yang menjerat ketiganya cukup berliku.
Pengacara Nia-Ardi, Wa Ode Nur Zainab tidak menyebut tanggal berapa ketiganya keluar dari panti rehabilitasi. Dia megatakan mereka keluar sejak awal Ramadan.

“Sudah… sudah keluar, pokoknya puasa sudah keluar. Jadi pas putusan itu sudah selesai (menjalani hukuman rehabilitasi),” kata Wa Ode saat dihubungi detikcom, Kamis (21/4/2022).

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie dituntut jaksa menjalani rehabilitasi selama 12 bulan. Selain Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, sopirnya, Zen Vivanto, dituntut hukuman yang sama dengan Nia dan Ardi.

Kasus Narkoba Nia Ramadhani dan Suaminya Cukup Berliku | Pristiwa News | Pristiwa.com

Nia Ramadhani dkk diyakini jaksa melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Menempatkan Terdakwa pada lembaga rehabilitasi medis dan sosial si RSKO Cibubur masing-masing selama 12 bulan,” ucap jaksa saat membacakan surat tuntutan di PN Jakpus, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Kamis (23/12).

Dalam pertimbangannya, jaksa mengatakan Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, dan Zen Vivanto memakai sabu sejak April 2021. Jaksa menyebut ketiganya menggunakan sabu bersama-sama di rumah Ardi

Divonis 1 Tahun Bui

Ketiganya divonis hukuman 1 tahun penjara atas kasus penyalahgunaan narkoba. Vonis ini lebih berat dari tuntutan jaksa.

Hakim menganggap Nia dan Ardi bukan korban penyalahgunaan narkoba. Sebab, pasangan suami-istri (pasutri) ini dinilai mengkonsumsi sabu secara sadar.

“Para terdakwa tidak dapat dikualifikasi sebagai korban karena terdakwa menggunakan narkotika, karena bukan ditipu, melainkan terdakwa sadar,” kata anggota majelis hakim saat membacakan surat putusan di PN Jakpus, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Selasa (11/1).

“Hal mana ditandai terdakwa dua menyuruh terdakwa satu membeli sabu. Terdakwa tidak dapat dikualifikasi pecandu atau korban yang wajib jalani rehabilitasi medis,” katanya.

Vonis 1 Tahun Bui Dianulir

Nia, Ardi, dan Zen mengajukan banding atas vonis 1 tahun penjara di tingkat Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta kemudian mengabulkan permohonan banding Nia-Ardi-Zen ini, sehingga kemudian ketiganya divonis 8 bulan rehabilitasi

Dilihat dari website sipp.pn-jakartapusat.go.id, putusan banding tersebut ditetapkan pada tanggal 29 Maret 2022 dengan nomor: 34/PID.SUS/2022/PT DKI.

Dalam amar putusannya, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menerima permintaan banding dari penasihat hukum para terdakwa dan penuntut umum: mengubah putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tanggal 11 Januari 2011 Nomor 770/Pid.Sus/PN Jkt Pst sekedar mengenai amar putusan pada angka 2, sehingga amar selengkapnya berbunyi sebagai berikut:

“Satu, menyatakan terdakwa I Zen Vivanto, terdakwa II Ramadhania Ardiansyah Bakrie, terdakwa III, Anindra Ardiansyah Bakrie telat terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalah-guna narkotika golongan I bagi diri sendiri yang dilakukan secara bersama-sama,” demikian bunyi amar putusan, seperti dilihat di situs SIPP, Kamis (21/4/2022).

“Memerintahkan para terdakwa menjalani pengobatan dan/atau perawatan melalui rehabilitasi medis dan sosial di Lembaga Rehabilitasi Fan Campus Cisarua, Kabupaten Bogor masing-masing selama 8 bulan yang diperhitungkan seluruhnya dengan masa rehabilitasi yang sudah dijalani para terdakwa,” lanjut bunyi amar putusan tersebut.

Tak Pernah Ditahan
Nia, Ardi, dan Zen tidak pernah ditahan atas kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Pengacara Nia dan Ardie mengungkapkan selama ini mereka direhab delapan bulan.

“Mereka rehabilitasinya itu di tanggal 10 Juli 2021. Jadi kalau 8 bulan (rehabilitasi), seharusnya keluar 10 Maret dong. Artinya kalau itu diputus, ya berarti sudah selesai dong. Tapi memang program rehabnya sudah selesai di akhir bulan,” jelas Wa Ode Nur Zainab, Kamis (21/4).

“Nah, itu aku pas lagi di Jakarta. Pokoknya mereka itu sudah keluar, sudah selesai (rehabilitasi). Jadi mereka itu kan tanggal 29 Maret 2022 itu sudah putus (keluar putusan), ya sudah, sudah selesai, putusan itu sudah kelar,” lanjutnya.

Wa Ode mengatakan saat ini Nia dan Ardi sudah kumpul kembali bersama keluarganya.

“Ya sekarang sudah kumpul sama keluarga, mau Lebaran sama keluarga,” katanya.(*)

SourceDetik.com
SAMBUTAN
Girl in a jacket
Girl in a jacket
Girl in a jacket
Girl in a jacket
Girl in a jacket
Girl in a jacket
Girl in a jacket
Girl in a jacket
Girl in a jacket
Girl in a jacket
Girl in a jacket
Girl in a jacket
Girl in a jacket
Terbaru
POPULER

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini