Sabtu, 13 Agustus 2022

Pelaku Penusukan yang Mayat Ditemukan Kali Pesanggrahan Ditangkap

NEWSPelaku Penusukan yang Mayat Ditemukan Kali Pesanggrahan Ditangkap

Pristiwanews||Jakarta- Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap MRIA (21) seorang pelaku penusukan terhadap korban seorang pemuda bernama Aples Bagus Trion Langgeng (21) yang mayatnya dalam karung di kali Pesanggrahan didekat Food Station, Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan pada Senin (27/6).

Aples Bagus Trion Langgeng ditemukan warga tak bernyawa dan viral di media sosial pada hari Selasa 28.Juni 2022.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, kasus tersebut diduga dilatarbelakangi sakit hati dari pelaku berinisial MRIA (21) hingga terjadi perkelahian.

“Kejahatan muncul dimana tersangka .MRIA marah karena mendapat perlakuan kasar dari korban, di mana tersangka dan korban saling kenal dan dari tempat yang sama Lampung, kerja di Jakarta,” terang Zulpan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/6/2022).

Zulpan menjelaskan, saat itu, tersangka tidur lalu korban datang dan dibangunkan dengan cara menendang membuat tersangka emosi dan terjadi perkelahian.

Akibat perkelahian itu, kata Zulpan , tersangka menusuk leher korban yang menyebabkan meninggal dunia dan jasadnya di buang dalam karung. “Tersangka menusukkan pisau ke leher korban yang mengakibatkan meninggal dunia.” Melihat korban tak bernyawa tersangka panik dan sempat mandi membersihkan diri dari darah korban,” ujarnya.

Lantaran panik, lanjut Zulpan menerangkan, tersangka lalu mempersiapkan untuk membungkus mayat dengan karung goni, plastik sampai bantal dan guling. ” Di jam sepi, mayat korban yang dibungkus dalam karung lalu diturunkan ke troli dinaikkan ke sepeda motor kemudian di buang,” beber Zulpan.

Dari hasil olah TKP dan keterangan beberapa saksi, polisi berhasil menangkap pelaku di wilayah Kedung Halang, Kabupaten Bogor pada hari Rabu (29/6).

“Tersangka ditangkap tanpa perlawanan dan mengakui perbuatannya,” kata Zulpan.

Dari hasil pemeriksaan, kata Zulpan, tersangka mengaku pernah meminjamkan Handphone ke korban dan menggadaikan motornya seharga Rp 2 juta.

“Saat tersangka mau kembalikan uangnya 2 juta , korban tidak juga ketemu waktunya yang membuat tersangka jengkel,” ujarnya.

Dalam peristiwa tersebut, Polisi mengamankan barang bukti berupa Handphone, rekaman cctv, bantal guling, karung goni, tali merah, sepeda motor NMAX, beberapa kartu tanda pengenal, ATM, uang tunai, dompet dan sepatu, serta kopiah hitam.

Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 338 dan atau 365 KUHP dengan ancaman pidananya di atas lima tahun penjara.

Terbaru
POPULER

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini