Pristiwa News – MUSI BANYUASIN – Sekayu Fitriani salah satu penerima PKH ( Bansos ) dari Kemensos RI, bertempat tinggal di RT 07 kelurahan Serasan jaya kecamatan Sekayu. kabupaten Musi Banyuasin sumatera selatan, karena sampai sekarang dinas kementerian sosial muba seakan lepas tanggung jawab, terhadap permaslahan yang di alami oleh sampai fitri yang tidak mendapatkan bansos (PKH) dari pemerintah karena datanya di palsukan. sampai hari ini hanya bisa pasrah atas nasib yang di alami nya. Juma,at (19/05/2023)
Fitriani tidak menyangka bahwa nama nya tidak lagi terdaptar sebagai penerima PKH (bansos ) dari Kemensos, karena data diri nya telah di palsukan bahkan poto rumah nya pun telah di palsukan, yang pada kenyataan nya sangat memprihatinkan , telah di rubah menjadi rumah yang mewah, data diri nya pun telah di rubah sebagai seorang guru penerima tunjangan sertifikasi.
“Awak media dari pristiwaNews mencoba mendatangi kediaman nya Fitriani, ia mengungkap kan kepada media, saya hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa, yang sehari harinya bekerja mengurus suami dan ke empat anak anak nya , yang mana keempat nya tersebut masih bersekolah,” Paparnya

Suami ibu fitriani bekerja sebagai seorang satpam di salah satu SMA di Sekayu, dan gaji nya pun di bayar pertiga bulan sekali (Rapel) menurut keterangan Fitriani, saat di wawancarai, diri nya sudah tidak lagi menerima bantuan PKH dari dinas kemesos MUBA, sejak bulan April 2023, untuk tahap kedua di tahun 2023.
“Suami Fitriani mengatakan saya sudah mencoba menanyakan kepada kepala dinas sosial kota Sekayu, mengapa data istri nya di palsukan..? Kepala dinas sosial kota Sekayu mengatakan, bahwa pihak dinas sosial mendapatkan poto rumah mewah yang sudah di palsukan tersebut dari pihak kantor pos, namun setelah di konfirmasi pada pihak kantor pos, menurut keterangan kepala kantor pos, berinisial (W) mengatakan pihak nya tidak tau menahu tentang poto rumah tersebut, karena pihak pos hanya mencairkan dana bansos pada masyarakat,” Jelasnya.
Untuk masalah data diri penerima bansos , pihak pos tidak tau menahu . Menurut kepala kantor pos kota Sekayu ( W ) , pihak pos di berikan tugas oleh Kemensos , hanya sebagai pencairan dana bantuan sosial saja, yang menjadi pertanyaan kami awak media , siapakah pihak atau oknum yang telah dengan sengaja merubah poto rumah ibu Fitriani , dan juga merubah data diri ibu Fitriani ????
Suami ibu Fitriani ( MG ) akhir nya melakukan konsultasi pada pak RT 07, kelurahan Serasan jaya, selain berkonsultasi pada pihak RT, suami Fitriani juga sharing pada pihak Tipikor polres Musi Banyuasin, dan juga sekwan DPRD kabupaten musi banyuasin. Sampai hari ini, Jumat (19/05) belum ada solusi dari kepala dinas sosial kabupaten Musi banyuasin, ada apa di balik semua ini,…?
