PristiwaNews | Jakarta Barat – Human Resources Development ( HRD ) PT WIFIKU INDONESIA Mochamad Ridho, telah mengadakan sidak Narkoba kepada karyawannya dengan cara tes urin, hal ini dianggap penting agar para karyawan terhindar dari narkoba serta tidak menggangu pekerjaannya 12/8/25

PT WIFIKU INDONESIA yang Berbasis Provider Internet bidang prusahaan dan beralamat di Ruko Mutiara Taman Palem, No.1 Blok A8, RT.13/RW.10, Cengkareng Timur Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
Menurut informasi yang didapat oleh team investigasi wartawan PristiwaNews.
Susanto selaku Manager Operasional dari PT WIFIKU INDONESIA telah menginformasikan kepada karyawannya melalui pesan singkat group whatssapp “all teknisi hari ini ada meeting, jangan ada yg keluar dulu ya, untuk yang dilapangan bisa kekantor dulu. Terima kasih”
Selasa tgl 12/8/25 jam 11:30 wib telah datang 7 orang petugas berpakaian preman yang mengaku sebagai anggota BNN (Badan Narkotika Nasional) dan merekalah yang memberikan arahan untuk melakukan tes urin, ada kejanggalan ketika polisi meminta untuk melakukan tes urin tanpa adanya penyuluhan terlebih dahulu sesuai dengan SOP nya BNN
PT WIFIKU INDONESIA yang memiliki 40 orang karyawan yang terbagi dari beberapa divisi, salah satunya dari divisi teknisi lapangan yang akan di lakukan tes urin terlebih dahulu, dan yang akan di ikut sertakan 9 orang, ada pula satu orang dari divisi inventory yang bernama Tony Masroni juga di ikut sertakan untuk di tes urinnya
Ironisnya sidak untuk tes urin ini tidak berlaku untuk keseluruh karyawan PT WIFIKU INDONESIA melainkan hanya di tujukan kepada ke 10 orang ini saja, seakan ada permainan yang sudah di susun untuk menjatuhkan seseorang yang jelas – jelas tidak pernah mengunakan narkoba selama hidupnya kok bisa hasilnya positiv.
Disini sudah jelas bahwa HRD dan Manager Operasional PT WIFIKU INDONESIA telah menjebak karyawannya sendiri dan bekerja sama dengan oknum terkait untuk mengkriminalisasikan seseorang yang telah ia tuju, hingga meminta saudara Tony Masroni agar segera mengundurkan diri dari perusahaan, dikarenakan adanya hasil tes urin tersebut,
sementara saudara Tony Masroni mencoba untuk melakukan tes urin sendiri di RS Mulya dan hasil lab negativ

Sampai berita ini di turunkan dari pihak PT WIFIKU INDONESIA belum memberikan penjelasan terkait masalah ini.
(inh)
