PristiwaNews || Warung Susu Eriffarm
Puncak, Bogor – Memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Eriffarm mengajak wisatawan untuk ikut berpartisipasi dalam pelestarian alam.
Para pengunjung mendapat bibit tanaman gratis dan diajak menanam langsung di lokasi wisata mereka di Puncak.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan sekaligus memberikan pengalaman edukatif bagi anak-anak.
Setiap bibit yang ditanam menjadi simbol kepedulian nyata terhadap alam, Menurut drh. M. Dwi Satriyo, pemilik sekaligus Direktur Utama Eriffarm, kegiatan ini lahir dari keinginan mengajak masyarakat berkontribusi menjaga keindahan Puncak.

“Kami ingin perayaan HUT RI kali ini berbeda. Selain merayakan kemerdekaan, kami mengajak pengunjung ikut menjaga alam Puncak. Setiap bibit yang ditanam adalah wujud kepedulian kita bersama. Kami melakukan kegiatan ini dengan harapan ada kebaikan yang bisa ditularkan dan menjadi langkah bijak dalam ikut menjaga kelestarian alam di Puncak,” ujarnya.
Bapak Andu dan Ibu Kenia, pengunjung wisata di Eriffarm, mengapresiasi kegiatan ini.

“Gerakan ini sangat positif. Bisa menanam sendiri membuat kita lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan,” ujar mereka.
Bapak Nando dan Ibu Putri, juga pengunjung wisata, menilai kegiatan menanam bibit bermanfaat untuk mengajarkan anak-anak agar peduli terhadap alam. Anak-anak terlihat antusias mengikuti proses menanam.
Agi dan teman-temannya dari Pramuka sekolah sekitar lokasi Eriffarm turut berpartisipasi, Mereka menilai kegiatan ini menyenangkan dan bisa menjadi contoh baik bagi tempat-tempat wisata lainnya.

“Keren kalau kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh bagi tempat wisata lain,” kata Agi.
Banyak pengunjung berencana merawat tanaman yang mereka tanam, sebagai kenang-kenangan sekaligus kontribusi nyata bagi lingkungan.
Kegiatan ini menjadi contoh bagaimana pelaku usaha lokal bisa memadukan bisnis, edukasi, dan kepedulian lingkungan.
“Ini perayaan HUT RI yang penuh makna, sekaligus bentuk cinta tanah air dan lingkungan,” tambah drh. M. Dwi Satriyo.
Penulis : Joe Salim
