Selasa, 16 April 2024

Tidak Jaga Jarak, 4 Bus Pariwisata Kecelakaan di Cilegon

NEWSHEADLINETidak Jaga Jarak, 4 Bus Pariwisata Kecelakaan di Cilegon

PRISTIWA.COM | CILEGON – Telah terjadi Kecelakaan di Cilegon, lalu lintas sekitar pukul 08.30 Wib di Km 69 Tol Merak (sisi arah merak) pada Sabtu (16/10).

Kecelakaan Beruntun di Cilegon

Adapun kecelakaan beruntun tersebut melibatkan 4 bus pariwisata Komara, dengan No.Pol A-7516-ZM, A-7516-ZA, A-7517-ZM, dan A-7537-ZA.

Brigadir Dirga personel Subdit Gakkum Sie Laka Lantas Ditlantas Polda Banten mengatakan satu faktor awal yang menyebabkan kecelakaan adalah antar bus pariwisata tidak menjaga jarak ideal dalam berkendara dengan kecepatan tinggi di jalan.

“Akibat laka, terdapat 1 supir bus yang meninggal dunia dan 19 orang lainnya luka-luka dan telah dievakuasi di RS Sari Asih Serang,” ujar Dirga.

Bus Kecelakaan di Cilegon

Kronologi Kecelakaan di Cilegon

Adapun kronologis singkat kecelakaan tersebut adalah bus rombongan melaju menuju Merak, saat bus pertama mengurangi kecepatan, bus kedua tidak mengantisipasi sehingga menabrak bus pertama, dilanjutkan dengan bus ketiga dan keempat.

Brigadir Dirga mengatakan “Kami datang ke lokasi kejadian dan telah melakukan olah TKP awal dan evakuasi kendaraan, selanjutnya kami menginput data laka dari tkp di Integrated Road Safety Management System (IRSMS), yaitu Sistem Manajemen Keselamatan Jalan terintegrasi yang dirancang untuk menyediakan data kecelakaan yang kompreehensif dapat diverifikasi, kini penyidikan terkait kasus laka tersebut ditangani penyidik Ditlantas Polda Banten,” ungkap Dirga.

4 bus kecelakaan di Cilegon Banten

Sementara Kabidhumas Polda Banten Akbp Shinto Silitonga mengatakan turut berduka cita atas meninggalnya salah satu supir bus dalam kecelakaan tersebut, dan mengimbau kepada masyarakat untuk disiplin dalam berkendara.

Nasihat dari BIDHUMAS

“Agar pengendara disiplin dan mematuhi rambu peringatan saat berkendara terutama di jalan tol dan jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Jaga keselamatan karena keluarga menanti di rumah,” tutup Shinto. (Bidhumas)

ADVERTISEMENT


Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.