PristiwaNews | Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti lemahnya penindakan terhadap peredaran rokok ilegal di berbagai daerah, diduga sebagian besar backing alias beking atau pelindung aktivitas rokok tanpa cukai justru berasal dari dalam instansi itu sendiri dan Aparat Penegak Hukum.
“Katanya banyak backing-nya, paling orang Bea Cukai juga, ada juga instansi yang lain-lain. Tapi yang jelas akan kita bereskan itu,” kata Purbaya membacakan laporan itu di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusa (17/10) dilansir beberapa media.
Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dirinya akan memburu para penyelundup hingga ke akar-akarnya, tanpa pandang bulu tanpa takut siapapun yang ada dibelakang mereka.

“Negara ini terlalu lama dirugikan oleh praktik kotor penyelundupan, kalau ada yang main di belakang, Saya tidak peduli. Saya punya presiden Prabowo,”Ujarnya dengan nada mantap.
Purbaya menilai penyeludupan bukan sekedar kejahatan ekonomi, tetapi juga penghianatan terhadap rakyat, Karena merampas potensi penerimaan negara yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan publik.
Namun, diduga jaringan rokok Ilegal tanpa cukai dari luar Negeri atau merek rokok luar Negeri yang dipalsukan oleh jaringan Steven memiliki banyak beking yang sampai saat ini Steven tidak dilakukan pemanggilan oleh Menkeu, Purbaya.
Padahal, Steven merupakan sindikat rokok Ilegal jaringan internasional yang dibeking banyak oknum. Berdasarkan informasi, pembuatan rokok Ilegal tersebut di negara Philipina, lalu diselundupkan melalui jalur laut ke wilayah Batam dan Tungkal Jambi.
“Diselundupkan melalui jalur laut ke Batam dan Tungkal Jambi dengan sebuah kontainer berwarna biru yang berisikan penuh rokok Ilegal milik Steven. Selanjutnya diedarkan di Jakarta-Tangerang melalui lapak-lapak penjual rokok ilegal yang bukanya hanya sore sampai malam hari,” beber mantan pekerja Steven.
Masyarakat menunggu ketegasan dan komitmen penuh dari Menteri Keuangan agar segera melakukan tindakan dan membongkar sindikat jaringan rokok ilegal Steven yang jelas merugikan negara. Untuk menertibkan oknum dan menindak siapapun yang terlibat.(*) Red
