PristiwaNews l| Bandung –
Pada tahun 2005 PSMK Disdik jabar mengelola anggaran untuk pengadaan barang dan jasa mencapai puluhan miliyar, tentunya anggaran tersebut harus di kelola secara transparan, tujuannya tak lain untuk meningkatkan perekonomian dan UMKM yang ada sehingga bisa tercapai sebuah keadilan dan bisa membangkitkan daya beli masyarakat.
Diduga hal ini tidak berlaku buat oknum Kepala Bidang (Kabid) PSMK Edi Purwanto dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdik Jabar Asep Supriadi, ketika di konfirmasi tertulis oleh media PristiwaNews terkait system pembagian kegiatan proyek khusus pengadaan barang dan jasa di lingkungan PSMK Jabar yang mana data yang kami miliki banyak kegiatan pengadaan yang dalam pengerjaannya mendapatkan tiga sampai lima kegiatan dalam satu triwulan, disisi lain perusahaan yang tak di kenal susah mendapatkan kegiatan proyek di PSMK Jabar.
Dari data yang kami miliki triwulan yang terparah pada triwulan tiga dan empat, bahkan lebih parah lagi perusahaan yang mengerjakannya sudah kami sampaikan lewat konfirmasi tertulis yang sampai sekarang tidak ada jawaban bahkan ketika kami sampaikan hal ini ke Kabid PSMK langsung Edi Purwanto merasa tersinggung bahkan sempat terucap bahasanya kita sudah lama bermitra untuk apa lagi di pertanyakan.
Kejadian ini sempat di ketahui oleh Wowo selaku satpam Disdik Jabar, alhasil kami selaku wartawan media PristiwaNews , tidak putus asa terus mencoba menyampaikan data ini ke salah satu penyidik di Polda Jabar yang Jati dirinya tidak mau di sebutkan mengatakan pa edi sudah sy WA bahkan langsung di telpon nanti ada rencana mau ketemuan untuk klarifikasi seputar kegiatan proyek khusus pengadaan ini di darat,kata salah satu penyidik polda Jabar mengutip bahasa Kabid PSMK ini,Janji demi janji bukannya di tepati oleh Kabid PSMK Jabar justru Kabidnya menghindar sampai sekarang terkesan kabur.

Dari data yang media PristiwaNews sampaikan di antara perusahaan yang mendapatkan kegiatan Proyek pada tahun 2025 salah satunya, CV.Yunita ada empat kegiatan langsung, Trisolah Utama Indonesia empat kegiatan, Solusi Kerja Cerdas tiga kegiatan, Sinar Kurnia lima kegiatan langsung dan masih banyak perusahan Kukutan yang masih kita kantongi belum di buka di media ini.
Padahal Kabid PSMK dan PPK PSMK habis di sidang sebagai saksi di salah satu kasus yang lain, tapi masih beruntung Lolos cuman sebagai saksi ,dan temannya yang lain sudah menjadi tersangka semua,mungkin dari kelincahan Kabid dan PPK masih bernasib baik namun ada saatnya mereka berdua ini punya nasib sial yang sama kedepannya.
Via reporter : Arman & Tim
