PtistiwaNews| Tangerang,- Plt Kasipropam Polresta Tangerang Ipda Irfan Fauzi meluruskan informasi yang beredar mengenai kericuhan dalam pertandingan sepak bola Pekan Olahraga Pegawai (POP) Kabupaten Tangerang antara tim Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang.
Menurutnya, pertandingan semifinal yang berlangsung di Stadion Mini Solear, Jumat (14/8/2026), tersebut pada kenyataannya berjalan hingga selesai dan berakhir dalam situasi kondusif.
“Ketegangan yang terjadi di lapangan karena pertandingan berlangsung dengan tempo yang cukup tinggi. Tetapi situasi dapat diredam dan pertandingan kembali dilanjutkan sampai selesai,” kata Irfan.

Irfan menerangkan, pertandingan berlangsung cukup ketat sejak awal. Kedua tim sama-sama berupaya mengamankan tiket ke babak berikutnya. Seiring berjalannya pertandingan, tensi permainan meningkat dan beberapa kontak fisik antarpemain terjadi dalam situasi perebutan bola.
Menjelang akhir babak kedua, ujar Irfan, sebuah pelanggaran keras terjadi ketika pemain belakang DLHK Kabupaten Tangerang melakukan pelanggaran terhadap pemain Polresta Tangerang.
Situasi itu sempat memancing emosi sejumlah pemain dari kedua kesebelasan. Ketegangan sempat terjadi di tengah lapangan. Namun segera dilerai sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan.
“Pertandingan kembali dilanjutkan dan berjalan hingga peluit akhir. Polresta Tangerang keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0,” ujar Irfan.

Irfan juga mengatakan, ketegangan yang sempat terjadi merupakan bagian dari dinamika pertandingan dengan intensitas tinggi. Menurutnya, tidak terjadi kericuhan apalagi baku hantam antarpemain.
Dia menegaskan tidak ada kejadian yang berkembang menjadi keributan atau perkelahian antara kedua tim. Menurutnya, kontak fisik dan perbedaan emosi dalam pertandingan olahraga merupakan hal yang dapat terjadi. Terlebih ketika pertandingan memasuki fase akhir dan kedua tim sama-sama mengejar hasil terbaik.
“Yang terjadi hanya ketegangan sesaat antarpemain dan itu masih dalam konteks dinamika pertandingan,” katanya.

Irfan juga menyampaikan, situasi setelah pertandingan berlangsung normal. Para pemain dari kedua tim saling bersalaman dan pertandingan berakhir dalam suasana aman serta kondusif.
“Yang panas cukup di atas lapangan. Setelah pertandingan selesai, semuanya kembali normal,” ujarnya.

Irfan mengapresiasi sikap kedua tim yang dapat kembali mengendalikan situasi dan melanjutkan pertandingan hingga selesai. Menurutnya, semangat kompetisi tetap harus berjalan beriringan dengan sportivitas dan persaudaraan.
*Namanya pertandingan, tensi pasti ada. Yang terpenting bagaimana setiap pemain dapat menjaga sportivitas dan tidak membawa suasana pertandingan ke luar lapangan,” tutur Irfan.

Dengan hasil tersebut, Polresta Tangerang memastikan kemenangan 1-0 atas DLHK Kabupaten Tangerang dalam laga semifinal POP Kabupaten Tangerang. Sementara itu, suasana setelah pertandingan tetap berlangsung aman, tertib, dan kondusif.(*)
Apang Supriyadi
