Sabtu, 13 Juni 2026

Dinkes Kota Padangsidimpuan Laksanakan Monitoring Kelayakan Kefarmasian Klinik Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kemenkumham Sumut 

NEWSDinkes Kota Padangsidimpuan Laksanakan Monitoring Kelayakan Kefarmasian Klinik Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kemenkumham Sumut 

PristiwaNews // Padangsidimpuan – Sebagai wujud nyata dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat khususnya pada pelayanan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan dibidang pelayanan kefarmasian klinik, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan melaksanakan monitoring terkait pelayanan kefarmasian klinik Lapas termasuk mengenai ketersediaan dan kelayakan obat-obatan di Lapas, Kamis (15/9/22).

Kegiatan tersebut dilaksanakan merujuk pada surat perintah tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan, Nomor : 094/7648/2022 tanggal 14 September 2022 untuk melaksanakan Monitoring Pelayanan Kefarmasian di Klinik se-Kota Padangsidimpuan.

Kabid. Pelkes & SDK, Hj. Henny Sahriani, SE., M.Kes mengatakan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan rangkaian kegiatan dalam upaya menjamin dan meningkatkan pelayanan kefarmasian di klinik pratama Lapas Padangsidimpuan.

“Monitoring ini bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan yang ada di Lapas, salahsatunya dengan terjaminnya mutu dan kualitas obat-obatan yang tersedia di Lapas. Adapun hasil monitoring dan evaluasi akan kami laporkan secara transparansi dan detail kepada pihak Lapas Padangsidimpuan “, ujar Henny Sahriani.

Hal yang sama diucapkan Mara Bintang Lubis, selaku Tenaga Medis Klinik Pratama Lapas Padangsidimpuan yang mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan dalam hal ini penyediaan obat dan alat kesehatan, mempertahankan pengelolaan obat dan alkes yang sudah baik serta meningkatkan pengelolaan obat dan alkes agar dapat digunakan secara efektif dan efisien.

“Kami meyakini dengan bantuan dan dukungan dari semua Stakeholder, tentu kami dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik dan berkualitas bagi warga binaan”, ungkap Mara Bintang.

Mara Bintang menambahkan bahwa kegiatan monitoring ini meliputi perencanaan obat dan alkes, pengadaan obat dan alkes, penyimpanan obat dan alkes, pendistribusian obat dan alkes serta pelaporannya.(*)

ADVERTISEMENT
Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.