Kamis, 4 Juni 2026

Jajaran Pengurus MOISS Angkat Bicara Terkait Ucapan Kemenaker Yang Buat Gaduh di Kalangan Driver Online

NEWSJajaran Pengurus MOISS Angkat Bicara Terkait Ucapan Kemenaker Yang Buat Gaduh di Kalangan Driver Online

PristiwaNews, Kota Tangerang – Statman kementrian tenaga kerja yang membuat gaduh di kalangan driver online, maka jajaran pengurus Lembaga Monitoring online investigasi strategi & Sterilisasi, yang bergerak di bidang konsep dan kajian juga konsultan sangat menyesali tindakan tersebut.

Tindakan yang tidak tentu arah dan tujuannya, sehingga mata dunia melihat tentang ketidak mampuan kementrian tersebut dalam mengupayakan para pejuang driver online yang sebenarnya.

ketua MOISS Indonesia Abu salam angkat bicara serta mendukung penuh driver online, untuk meminta pertanggung jawaban kementrian tenaga kerja atas himbauan yang telah membuat gaduh di negeri ini.

” Memang sudah kewajiban kementrian tenaga kerja, buka mata dan hatinya demi keselamatan dan kesejahteraan driver online Indonesia, ujar abu salam

Lanjut, Abu mengucapkan betapa kejamnya para perusahaan terhadap driver online yang malang melintang di jalanan, yang tanpa ada ukuran keselamatan dan kesehatan dalam membela perusahaan tersebut.

” Seperti contoh, keselamatan di jalan dalam bencana kecelakaan yang sering terjadi bahkan hingga merengut nyawa dan cacat permanen, tentang kesehatan yang tak pernah di pertanggung jawabkan oleh perusahaan, ucapnya.

Abu juga memberitahukan, situasi dingin hujan yang sering menusuk tulang belulang, panas dan debu jalanan serta malam yang tidak jarang terjadi penganiayaan karna kejahatan/begal/perampasan kendaraan, yang sering di rasakan oleh driver online.

” Motor, hp milik driver, kemudian bensin, pulsa/kuota driver yang membeli juga sementara jaket dan helem milik driver yang membelinya. Di tambah, yang perlu kementrian tenaga kerja perhatian bagaimana dengan driver wanita yang seharusnya dalam undang undang ketenaga kerjaan, ucapnya.”

Ferrybudhi Hmz Aas selaku Sekretaris Jendral MOISS Indonesia menjelaskan,
Bahwa wanita dalam bekerja ketika sudah sampai jam 23:00 harus mendapat perhatian khusus, dan apakah perusahaan aplikasi memperhatikan bahwa perempuan tersebut baru melahirkan dan dalam masa haid yang sering terjadi penurunan keseimbangan badan.

” Pertanyaannya, sampai di mana pemerintah khususnya kementrian tenaga kerja menyelamatkan para SDM di negeri ini, jelasnya.

dirinya menuturkan, apalagi gelombang tenaga kerja asing tak mampu di bendung oleh pemerintah, dan terbukti di duga pemerintah khususnya kementrian tenaga kerja tidak mau membuka mata dan hatinya tentang keselamatan dan kesehatan di Republik Indonesia ini, tuturnya.”

Fery juga mengatakan, maka himbauan dan pandangan kami selaku jajaran pengurus, monitoring online investigasi strategi & Sterilisasi kementrian tenaga kerja juga harus bertanggung jawab atas himbauannya dan mengeluarkan ketegasan ketegasan yang lebih pro rakyat.

” Atau berhentikan para petugas kementrian yang tak mampu bekerja, dalam menyelamatkan para tenaga kerja Indonesia. Demikianlah sekelumit pantauan kami semoga di kemudian hari kami akan membuka lebih banyak lagi tentang kajian kajian penyelamatan tenaga kerja di kemudian hari terimakasih.

ADVERTISEMENT
Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.