Selasa, 16 April 2024

Karoke Rabbithole Kawasan Senayan Disegel Polisi

NEWSKaroke Rabbithole Kawasan Senayan Disegel Polisi

pristiwaNews | JAKARTA– Polda Metro Jaya Besama tiga pilar merazia tempat hiburan di wilayah DKI Jakarta hingga Bekasi. Kegiatan razia yang dilakukan tim gabungan dari Kepolisian, TNI (Kodam Jaya) dan Satpol PP untuk memastikan kesiapan aplikasi Peduli Lindungi dan penerapan protokol kesehatan (Prokes).Karoke Rabbithole Kawasan Senayan Disegel Polisi.

Dari hasil yang di dapat dilapangan petugas gabungan masih ada tempat hiburan menyalahi aturan yang sudah diberlakukan, yakni dengan menyegel tempat karaoke Rabbithole di kawasan Senayan, Jakarta Minggu (19/12/2021), dini hari.

Penyegelan dilakukan lantaran tempat hiburan malam itu kedapatan masih beroperasi melewati batas yang ditentukan, hingga lewat tengah malam. Petugas membubarkan pengunjung karena tempat hiburan sudah melewati jam operasional pukul 00.00 WIB, Rabbithole masih buka pada Minggu (19/12/2021) sekitar pukul 01.16 WIB.

“Rabbithole masih buka melewati jam operasional, kita bubarkan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan. Sebelum menyambangi Rabbithole, petugas juga membubarkan kerumunan di Embassy Club di Elysee SCBD, Jakarta Selatan. Saat didatangi pukul 00.00 WIB, Minggu (20/12), Embassy Club masih ramai pengunjung.

“Kegiatan ini dilakukan di Jakarta hingga Bekasi oleh jajaran Polres-Polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Petugas melakukan pengecekan aplikasi PeduliLindungi untuk mengetahui kapasitas pengunjung,” tuturnya.

Menurut Zulpan, hampir semua pengunjung tidak menerapkan protokol kesehatan. Pengunjung juga tidak menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat masuk ke klub.

“Banyak pengunjung yang tidak menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan tidak taat prokes,” tegas Kombes Zulpan.

Petugas juga mengamankan seorang sekuriti Embassy Club, SCBD, Jakarta Selatan, karena menghalangi petugas gabungan saat melakukan razia di lokasi tersebut, Sabtu (18/12/2011) malam. Sekuriti itu diduga sengaja menghalangi petugas masuk karena masih ada pengunjung yang berada di atas.

Untuk naik ke lantai atas harus pakai akses menggunakan kartu dan sekuriti tidak mau memberikan kartunya, malah sengaja disembunyikan. ” Pada saat dilakukan penertiban dia menghalang-halangi petugas untuk masuk, mempersulit. Karena yang bisa ke atas harus pakai kartunya nggak diberikan dan dia sembunyikan,” terang Zulpan.

Dikarenakan sekuriti tersebut menghalang-halangi petugas gabungan tidak bisa naik ke atas yang masih banyak pengunjung, sekuriti tersebut dibawa ke Polda Metro Jaya. ” Sekuritinya kita bawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan,” tandas Zulpan.

ViaARIF
ADVERTISEMENT


Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.