Kamis, 13 Juni 2024

Pendemo Tandingan Intimidasi Wartawan Pasbar, Pendemo Berasal Dari Sekna dan Perangkat Nagari di Pasbar

NEWSPendemo Tandingan Intimidasi Wartawan Pasbar, Pendemo Berasal Dari Sekna dan Perangkat Nagari di Pasbar

PristiwaNews, Pasaman Barat – Sejumlah perangkat Nagari di Kabupaten Pasaman barat, diduga di gerakan oleh Pemkab Pasaman Barat untuk menggelar demontrasi tandingan dalam melawan vs pendemo korban gempa.

Aksi demo berlangsung di loby kantor Bupati Pasamam Barat, yang sebelumnya para pendemo tandingan sempat berkumpul di halaman Rumdis Bupati setempat.

Sementara itu seluruh anggota yang ikut demo tandingan tersebut adalah perangkat Nagari di seluruh Kecamatan Pasaman Barat.

Para pendemo dengan lantangnya menyampaikan orasi dalam bentuk dukungan dan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Pasaman Barat.

Hingga saking semangatnya memuji Pemkab, juga saking beraninya mengatakan wartwan Pasaman Barat tidak mendukung Program pemkab Pasbar.

Dengan ucapan yang tidak seharusnya di lontarkan oleh pendemo di depan umum, berakibat memicu amarah seluruh wartawan Pasaman Barat, hingga sempat terjadi kericuhan antara pendemo dengan wartawan.

Aksi demo tandingan yang di gelar terkesan sangat memalukan, dan merendahkan martabat kwalitas Pemda Pasaman Barat. Disinyalir demi untuk pencitraan terhadap kinerjanya hingga memanfaatkan seluruh perangkat nagari yang ada di Pasman Barat menggelar demo untuk memyampaikan bahwa kinerja Bupati patut di Apresiasi.

Pada saat awak media mengkonfirmasi kepada salah satu pendemo yang enggan di sebutkan namanya, mengatakan mengaku perangkat Nagari sebagai Sekna di Nagari yang tidak mau di sebutkan identinas Nama dan Nagarinya.

Ia mengaku kedatangan kekantor bupati atas adanya surat perintah kepada seluruh Nagari agar datang ke kantor bupati Pasaman Barat dalam rangka dukungan terhadap pembangunan di Pasaman Barat ” katanya.

Dalam aksi demon tersebut terlihat jelas Bupati Hamsuardi sudah berada di hadapan para pendemo tandingan dan kepala OPD terkait dengan begitu tegasnya menyampaikan sanjungan terhadap kinerja pemerintah.

Pada hal sebelumya begitu korban gempa melakulan Aksi demo berbanding terbalik dengan aksi demo kali ini. Pada setiap kali aksi demo yang di gelar korban gempa, Bupati Hamsuardi terkesan menghindar, dan berusaha untuk tidak bertemu korban gempa.

Pada hal masyarakat korban gempa hanya menuntut agar anggaran untuk bantuan rumah korban gempa untuk segera di realisasikan. Sudah hampir dua tahun warga yang terancam rumahnya yang ambruk di guncang gempa masih belum di pulihkan secara merata dan sementara anggarannya sudah mengendap di kas daerah.

Terkait pemberitaan ini belum di lakukan konfirmasi terhadap Bupati Hamsuardi.

ADVERTISEMENT
Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.