Kamis, 13 Juni 2024

Ribuan Kartu Tani di Ciamis Bermasalah, Petani Tak Bisa Beli Pupuk Subsidi

NEWSRibuan Kartu Tani di Ciamis Bermasalah, Petani Tak Bisa Beli Pupuk Subsidi

PristiwaNews.com – ( Ciamis) – Diketahui, bahwa Kabupaten Ciamis yang pertama se-Indonesia sebagai percontohan penerapan pembelian pupuk subsidi dengan pakai kartu tani. Namun, seiring waktu,Petani Tak Bisa Beli Pupuk Subsidi sehinggi program tersebut tak berjalan mulus.

Pasalnya, banyak persoalan dalam penerapan kartu tani. Hingga banyak kartu tani yang bermasalah. Bahkan, diduga sampai ribuan kartu tani kuotanya kosong.

Menurut data yang dihimpun peristiwa, diantaranya dari beberapa keterangan petani di Kabupaten Ciamis yang ingin namanya dirahasiakan. Seperti dikatakan petani inisial W, bahwa dirinya sudah dapat kartu, tetapi kuotanya justru kosong.

“Justru, yang menjadi permasalahan kami, ketika tidak dapat pupuk subsidi, terpaksa beli non subsidi. Padahal, saya sudah masuk dalam Elektronik Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), jadi bagaimana solusinya,” ujarnya.

Tambah W, dengan persoalan ini, pihaknya berharap ada upaya dari Dinas Pertanian Ciamis yang bisa memberikan solusinya. Apalagi, alat penggesek kartu tani seringkali rusak.

“Jadi, dalam persoalan ini, kami yang dirugikan sebagai petani,” ujarnya.

Kata W, kartunya tercetak berarti sudah masuk e-RDKK dan harusnya ada kuotanya. Namun, ini justru kosong. Sebaliknya, kalau tidak tercetak, artinya tidak di RDKK.

“Padahal, Bank Mandiri mencetak kartu itu berdasarkan e-RDKK,” ucapnya.

Ketika peristiwa.com mendatangi Dinas Pertanian Ciamis dan betemu stafnya serta ingin bertemu Kadis Pertanian, jawabannya ia sedang sakit.

Saat meminta konfirmasi kepada sekdis, kabid atau kasi yang bisa mengungkapkan masalah kartu tani. Namun, stafnya mengatakan, semuanya sedang tidak ada di kantor. Namun, saat memantau di halaman parkir, tampak mobil dinas dan motor dinas terparkir.

Ketika peristiwa mendatangi Dinas Pertanian Ciamis dan betemu stafnya serta ingin bertemu Kadis Pertanian, jawabannya ia sedang sakit.

Menurut Penanggung Jawab Government Projek Bank Mandiri Ciamis, Rudi Irwanto didampingi anggotanya, M Rizki, mungkin ada presepsi juga antara kuota kosong (nol) dan kartu tani terblokir.

“Kadang, masyarakat berpresepsi yang kartunya terblokir itu kuotanya jadi kosong (nol),” ujarnya.

Pihaknya rasa, selama petani terdaftar di e-RDKK, selama data sesuai, NIK-nya sama dan namanya sama, pasti dihubungkan( dikoneksikan).

“Sehingga, petani bisa langsung mentransaksikan ke kios pupuk sesuai yang ditunjuk e-RDKK. Adapun, misalnya kartu tani lama tidak kosong, ataupun pin salah tiga kali. Kadang, itu di e-RDKK, termasuk kuota kosong karena kartu tidak bisa dipakai,” ujarnya.

Kata M Rizki, upaya Bank Mandiri, ada beberapa tim untuk meminimalisir kendala-kendala seperti itu.

“Intinya, bisa membantu petani dalam penebusan pupuk bersubsidi pakai kartu tani. Sehingga, hal-hal seperti itu bisa diminimalisir,” katanya.

Tambah Rizki, memang ada 1000 kartu tani yang kuoatanya kosong saat digesek. Sebab, itu tidak ada di e-RDKK dan memang kartunya sudah tercetak.

“Sebab, untuk tahun 2017, acuannya bukan di e-RDKK. Namun, penggunaan kartu tani itu tahun 2018 dengan sumber datanya satu, yakni dari e-RDKK,” katanya.

Kata M Rizki, kalau NIK sesuai dan namanya sesuai kuotaya pasti terhubung ( terkoneksi). Maka, yang bersangkutan berhak memiliki kartu tani.

“Mengenai kartu tani, di akhir Desember 2021 ini, sudah 99 persen tersampaikan,” katanya.

Kata M Rizi, untuk perbaikan kartu yang kuotanya kosong dan untuk perbaikan data di e-RDKK, ada revisinya. Misalnya, kemarin bulan Januari 2020 ada kesempatan perbaikan data. Maka, dari Bank Mandiri disesuaikan lagi.

“Jadi, dari web Kementan akan diunggah lagi. Itu disesuaikan lagi dengan perbaikannya,” katanya.

ADVERTISEMENT
Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.