Pristiwa news Batam. Polresta Barelang – Polda Kepri bersama Polresta Barelang melaksanakan kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Patuh Seligi 2026 yang dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) sebagai bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026. Kegiatan yang diikuti sebanyak 91 peserta tersebut berlangsung di Ruang Rupatama Wicaksana Laghawa Mapolresta Barelang dan bertujuan meningkatkan kesiapan personel, menyamakan persepsi, serta memantapkan pola bertindak seluruh satuan tugas yang akan terlibat dalam operasi. Pada Jumat, (05/06/2026), pukul 08.40 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Karo Ops Polda Kepri Kombes Pol. Taswin, S.I.K., M.H., Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., Wadir Lantas Polda Kepri AKBP Gathut Bowo S., S.H., S.I.K., M.Si., serta para peserta Latpraops dan Tactical Floor Game Operasi Patuh Seligi 2026 dari jajaran Polda Kepri dan Polresta Barelang.
Pelaksanaan Latpraops Patuh Seligi 2026 merupakan langkah awal yang dilakukan Polda Kepri dan Polresta Barelang dalam mempersiapkan pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026 agar dapat berjalan secara optimal, terukur, dan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memberikan pembekalan kepada seluruh personel terkait tugas pokok, cara bertindak, target operasi, serta strategi yang akan diterapkan di lapangan guna meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas
.

Dalam arahannya, Karo Ops Polda Kepri Kombes Pol. Taswin, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026 dapat berlangsung secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab. Selain itu, Polresta Barelang sebagai salah satu wilayah strategis di Provinsi Kepulauan Riau diharapkan mampu menjadi contoh dalam pelaksanaan operasi yang efektif serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
Selama kegiatan Latpraops, para instruktur dari Polda Kepri menyampaikan materi terkait rencana operasi yang meliputi fungsi preemtif, preventif, penegakan hukum, dan dukungan operasional. Materi tersebut mencakup peningkatan kemampuan personel, mekanisme pelaporan kegiatan, optimalisasi pemanfaatan ETLE, evaluasi data kecelakaan lalu lintas, hingga langkah-langkah strategis dalam mendukung keberhasilan Operasi Patuh Seligi 2026. Seluruh peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Setelah kegiatan Latpraops selesai, rangkaian persiapan Operasi Patuh Seligi 2026 dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menguji kesiapan operasional seluruh satuan tugas melalui simulasi berbagai situasi yang berpotensi terjadi selama operasi berlangsung. Melalui TFG, seluruh peserta dapat menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi antar fungsi, serta memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, dan pola bertindak yang akan diterapkan saat operasi dilaksanakan.
Dalam pelaksanaan TFG, peserta mengikuti tahapan penyampaian tugas pokok masing-masing satuan tugas, penempatan personel, pelibatan peralatan pendukung, serta simulasi dinamika permasalahan yang mungkin terjadi di lapangan. Setiap skenario yang disimulasikan menjadi sarana evaluasi untuk mengukur kemampuan personel dalam mengambil keputusan, melakukan koordinasi, serta menentukan langkah-langkah penanganan yang tepat dan efektif.
Wadir Lantas Polda Kepri AKBP Gathut Bowo S., S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa Tactical Floor Game merupakan instrumen penting dalam memastikan kesiapan seluruh personel sebelum Operasi Patuh Seligi 2026 dilaksanakan. Melalui kegiatan ini, seluruh satuan tugas dapat memahami perannya masing-masing sehingga pelaksanaan operasi nantinya dapat berjalan secara terkoordinasi, profesional, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Secara keseluruhan, kegiatan Latpraops dan Tactical Floor Game berjalan aman, tertib, dan lancar. Rangkaian kegiatan ini menjadi wujud komitmen Polda Kepri dan Polresta Barelang dalam mempersiapkan pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026 secara maksimal guna menciptakan budaya tertib berlalu lintas, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Masyarakat juga diimbau untuk mematuhi peraturan lalu lintas serta memanfaatkan layanan Polisi 110 sebagai sarana pelaporan dan pengaduan kepada Kepolisian yang dapat diakses selama 24 jam secara cepat, mudah, dan tanpa biaya.
