Pristiwa news Batam. Polresta Barelang – Unit Lalu Lintas bersama Unit Samapta Polsek Nongsa melaksanakan penanganan pertama terhadap kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan sebuah lori truk crane di Jalan Hasanudin, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, tepatnya setelah Bundaran Kabil menuju Punggur. Tindakan cepat dilakukan untuk mengamankan lokasi kejadian, memberikan pertolongan awal kepada korban, serta menjaga kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukum Polsek Nongsa. Pada Rabu, (19/08/2026). Pukul 19.09 WIB s.d. 20.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin dan dihadiri oleh Kapolsek Nongsa, Kompol Eriman, S.H., M.H., dengan pelaksana lapangan personel Unit Lantas dan Unit Samapta Polsek Nongsa yang bergerak cepat setelah menerima informasi adanya kecelakaan tunggal. Kehadiran personel di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada situasi darurat di jalan raya.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), personel segera melakukan pengamanan area kecelakaan guna mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan. Selain itu, petugas juga melaksanakan pengecekan terhadap kondisi pengemudi lori truk crane bernomor polisi BP 8579 ZG. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara pengemudi atas nama Robinhot Parulian Samosir mengalami luka ringan pada bagian kaki.

Dari hasil pendataan di lokasi, kendaraan lori truk crane mengalami kerusakan cukup berat pada bagian depan akibat benturan saat kecelakaan terjadi. Selanjutnya, personel Polsek Nongsa melaporkan kejadian tersebut kepada Piket Unit Laka Lantas Polresta Barelang, yaitu Brigadir Hutagaol, sebagai tindak lanjut penanganan sesuai prosedur kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan keterangan pengemudi, kecelakaan tunggal terjadi diduga karena kendaraan mengalami rem blong saat melintas di ruas Jalan Hasanudin. Informasi tersebut menjadi bagian dari kronologi awal yang kemudian disampaikan kepada Unit Laka Lantas untuk proses penyelidikan dan penanganan lebih lanjut. Selama proses evakuasi dan penanganan, personel juga melakukan pengaturan arus lalu lintas sehingga potensi kemacetan dapat diminimalisasi.
Melalui kegiatan ini, Polsek Nongsa menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis dalam setiap penanganan kejadian di wilayah hukumnya. Masyarakat juga diimbau agar selalu memastikan kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman, sebelum berkendara guna mencegah terjadinya kecelakaan di jalan.
Sebagai penutup, Polsek Nongsa mengajak masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan berlalu lintas dan segera melaporkan apabila menemukan kejadian darurat maupun gangguan kamtibmas melalui layanan Polisi 110, yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam sebagai wujud pelayanan Polri kepada masyarakat.
