Jumat, 9 Oktober 2026

Usai Aniaya Gigi di Kaminori Astha, Melani Trina Novia Tak Takut Dilaporkan Polisi

BREAKINGNEWSUsai Aniaya Gigi di Kaminori Astha, Melani Trina Novia Tak Takut Dilaporkan Polisi

PristiwaNews | Jakarta – Dugaan penganiayaan terjadi di Kaminori Astha, Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 20.56 WIB. Seorang perempuan bernama Melani Trina Novia diduga melakukan kekerasan terhadap Gigi hingga mengalami sejumlah luka.

Peristiwa tersebut bermula dari persoalan antara Melani dengan Ata yang disebut masih berada dalam lingkup pekerjaan yang sama. Ata bersama Gigi kemudian mendatangi tempat kerja Melani untuk membicarakan persoalan tersebut dan menyelesaikannya secara baik-baik.

Namun, pertemuan itu justru berujung keributan. Ata mengatakan saat itu Melani tetap bersikap arogan meski dirinya telah berusaha menyampaikan persoalan yang terjadi dengan baik-baik.

Ata juga mengungkap bahwa kedatangannya bersama Gigi tidak lepas dari dugaan ucapan Melani yang sebelumnya dianggap merugikan dan menyinggung keduanya.

Situasi kemudian memanas setelah Melani sempat mengeluarkan kalimat kasar sebelum menyerang Gigi.

“Berisik lu jablai,” kata Ata, mengutip ucapan yang dilontarkan Melani saat kejadian.

Aksi tersebut juga terekam jelas kamera CCTV. Dalam rekaman yang diterima redaksi, terlihat Melani melakukan pemukulan terhadap Gigi pada bagian wajah, kemudian menarik rambut Gigi sambil terus memukuli bagian kepada hingga Gigi masuk ke ruangan sebelah.

Tak berhenti di situ, Ata juga menyebut persoalan kembali memanas setelah kejadian, dimana orang tua Melani sempat mendatangi dirinya dan korban serta meminta agar Melani tetap dapat bekerja di Kaminori Astha.

Tak sampai disitu, Ata juga mengungkap adanya pernyataan Melani yang dinilai menunjukkan sikap menantang ketika dirinya dan Gigi selaku korban kekerasan dan penganiayaan menyampaikan rencana menempuh jalur hukum.

Dalam rekaman suara yang diterima redaksi, terdengar pernyataan yang disebut berasal dari Melani:

“Kalau kentang gausah nantang, udah gua kasi aksi malah …… Aduin aja gak takut gua,”

Redaksi juga menerima bukti screenshot chat Melani yang melontarkan kata-kata kasar dan Arogan. Bahkan, dalam chat tersebut Melani seperti menantang saat tau dirinya akan dilaporkan.

Ata menilai pernyataan tersebut menjadi salah satu alasan dirinya dan korban memilih membawa perkara ini ke jalur hukum, agar pelaku mendapat efek jera dan diproses sesuai ketentuan hukum.

“Kenapa aku dan Gigi benar-benar kekeuh ingin buat laporan, karena mau Mela dapat hukuman sesuai dengan tingkah lakunya yang buat bangga diri sendiri di sosmed bahwa dia menantang,” ujar Ata.

Akibat dugaan penganiayaan tersebut, Gigi mengalami luka sobek di bawah bibir, memar pada tangan, serta luka pada bagian kuku.

Korban dijadwalkan menjalani visum pada Sabtu (10/10/2026). Setelah itu, korban berencana membuat laporan polisi terkait dugaan kekerasan yang dialaminya.

Redaksi masih menempatkan perkara ini sebagai dugaan penganiayaan berdasarkan keterangan pihak korban. Kepastian mengenai peristiwa dan pihak yang bertanggung jawab akan ditentukan melalui proses pemeriksaan dan penegakan hukum.

ADVERTISEMENT
Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.