Kamis, 13 Juni 2024

Viral Puluhan Pemotor Balap Liar Menutup Jalan di Depan Markas Polda Metro, Kompolnas : Jangan Lagi Terulang

NEWSViral Puluhan Pemotor Balap Liar Menutup Jalan di Depan Markas Polda Metro, Kompolnas : Jangan Lagi Terulang

Pristiwanews||JAKARTA- Polda Metro Jaya tengah melakukan penyelidikan rekaman video viral Viral Puluhan Pemotor Balap Liar di media sosial (medsos) yang terjadi dijalan Raya Jenderal Sudirman pada Sabtu (19/2) dini hari sekira Pukul 01.00 WIB.

Pasalnya, dalam video yang tertayang di medsos terlihat puluhan motor berjejer menutupi badan jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke Jembatan Semanggi.

Dari unggahan di akun instagram @ merekamjakarta. Terlihat jelas puluhan motor menutupi ruas jalan Jenderal Sudirman. Dimana pengendara motor balap liar tersebut melakukan aksi kebut-kebutan melaju bersamaan melaju melintasi jalan yang mengarah ke Jembatan Semanggi, Sabtu (19/2) sekira Pukul 01.00 WIB.

“Puluhan pemotor berjajar dan menutup badan Jalan Jenderal Raya Jenderal Sudirman, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang kemudian bersamaan puluhan pemotor tersebut memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi ke arah Jembatan Semanggi,” tulis keterangan di Instagram akun merekamjakarta dalam postingannya.

Dikarenakan tengah viral, Polda Metro Jaya pun langsungi turun tangan menyelidik video viral tersebut dan mencocokkannya dengan kamera tilang elektronik E-TLE.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo  Yogo menegaskan, pihaknya akan mempelajari rekaman video yang viral tersebut dengan mencocokan video viral itu dengan  E-TLE. “Video ini sedang kita pelajari. Kita cocokan juga dengan data E-TLE,”terang Sambodo.

Sementara itu, Komisioner Kompolnas Poengky Indarti menilai polisi kecolongan atas aksi para pemotor yang melakukan aksi balap liar dengan menutup badan jalan. Pasalnya, Poengky menyebut, tidak mungkin ada aksi kebut-kebutan bilamana ada polisi yang berpatroli.

“Kalau ada polisi yang berjaga atau melaksanakan patroli tidak mungkin ada balap liar. Jadi saya berangapan petugas kecolongan sampai harus mengecek ETLE,” ujar Poengky, Sabtu (19/2).

Dengan kasus balap liar viral di medsos Poengky berharap aksi serupa tak terulang kembali. “Saya berharap aksi yang mengganggu kamtibmas tidak terjadi lagi,” kata Poengky.

Menurut Poengky, penindakan tidak hanya dilakukan para pemotor di Jalan Jenderal Sudirman, tetapi kawasan lain yang melakukan tindakan serupa juga dilakukan. “Selain membahayakan diri sendiri, juga membahayakan orang lain yang menggunakan jalan raya,” kata Poengky.

Jadi untuk pencegahan dan pengamanan jalan Poengky meminta polisi melakukan tindakan preventif dan preemtif untuk mencegah balap liar, termasuk sering berpatroli.

“Street race yang digagas Polda Metro Jaya bertujuan untuk mencegah balap liar adalah kegiatan baik dan patut diapresiasi, tetapi saat naiknya pandemi Covid-19 memang sebaiknya ditunda pelaksanaannya, dan diganti patroli rutin,” pungkas Poengky.

ADVERTISEMENT
Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.