PristiwaNews| TULUNGAGUNG,– Sejumlah warga melakukan aksi demonstrasi menolak rencana pembangunan kompleks pemakaman modern dan eksklusif yang berlokasi di Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026).

Aksi tersebut dilakukan warga di sekitar lokasi pembangunan. Mereka menyampaikan sejumlah aspirasi dan memasang spanduk sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pemanfaatan lahan untuk kompleks pemakaman.
Dalam spanduk yang terpasang di lokasi, warga menyoroti dugaan ketidaksesuaian pembangunan dengan Perda Nomor 4 Tahun 2023 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, serta persoalan tata ruang dan pemanfaatan lahan perkebunan dan hortikultura.
Warga meminta pemerintah dan pihak terkait melakukan kajian serta memberikan kejelasan mengenai status lahan, perizinan, tata ruang, dan legalitas pembangunan sebelum kegiatan tersebut dilanjutkan.

Aksi demonstrasi ini menjadi bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara terbuka melalui dialog antara warga, pemerintah daerah, dan pihak pengelola.(*)
Wempi A
