Sabtu, 4 Juli 2026

Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Berikan Pengarahan kepada Jajaran Pemasyarakatan Kepulauan Riau di Lapas Batam.

NEWSDirektur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Berikan Pengarahan kepada Jajaran Pemasyarakatan Kepulauan Riau di Lapas Batam.

Pristiwa news Batam – Lapas Batam menjadi tuan rumah kegiatan kunjungan kerja dan pengarahan Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, Yan Rusmanto, kepada seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, Aris Munandar, didampingi Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, Sabtu (4/7).


Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Batam ini diikuti oleh para Kepala UPT Pemasyarakatan beserta pejabat struktural dari Lapas, Rutan, Bapas dan LPKA se-Kepulauan Riau. Pengarahan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.


Mengawali kegiatan, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kepulauan Riau, Aris Munandar, memaparkan kondisi pemasyarakatan di Kepulauan Riau saat ini dan apresiasi atas kinerja jajaran pemasyarakatan di kepulauan riau dengan harapan kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kompetensi, serta menyamakan langkah dalam mengimplementasikan kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.


Selanjutnya, Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, Yan Rusmanto menyampaikan arahan dari direktur jenderal pemasyarakatan Drs. Mashudi terkait penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam bidang pembinaan narapidana dan anak binaan. Beliau menekankan pentingnya pembinaan yang berkualitas, pemenuhan hak warga binaan sesuai ketentuan perundang-undangan, serta peningkatan profesionalisme dan integritas seluruh petugas pemasyarakatan.


Dalam arahannya, Yan Rusmanto juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus mendukung Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memberantas peredaran narkoba dan penipuan dengan berbagai macam modus di Lapas. Selain itu, ia menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang berintegritas, responsif, dan berorientasi pada pembinaan yang berdampak bagi proses reintegrasi sosial warga binaan.


“Pak dirjen menyampaikan bahwa tidak ada toleransi kepada setiap petugas. Jalankan tugas sesuai dengan aturan, melanggar aturan maka siap menjalani hukuman. Tugas Pemasyarakatan membina hingga warga binaan dapat kembali kemasyarakat dengan bekal ilmu pengetahuan”, Ujarnya


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para Kepala UPT dan peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai pertanyaan, masukan, serta berdiskusi mengenai implementasi tugas dan fungsi pemasyarakatan, mulai dari pelaksanaan program pembinaan, pemenuhan hak warga binaan, penguatan pengamanan, hingga implementasi kebijakan terbaru di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.


Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di wilayah Kepulauan Riau dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan selaras dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh antusias, dan menghasilkan komitmen bersama seluruh jajaran UPT Pemasyarakatan se-Kepulauan Riau untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat integritas, serta memberikan pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional, humanis, dan berdampak bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT
Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.