Minggu, 19 Juli 2026

Steven Bos Rokok Palsu Tanpa Cukai Merugikan Negara Milyaran Rupiah

BREAKINGNEWSSteven Bos Rokok Palsu Tanpa Cukai Merugikan Negara Milyaran Rupiah

PristiwaNews | JAKARTA – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, peredaran rokok palsu non cukai telah berpotensi membuat negara kehilangan penerimaan hingga Rp 15-25 triliun per tahun. Walaupun DJBC telah melakukan penindakan dan menyita rokok ilegal pada tahun 2023 sebanyak 253,7 juta batang.

Dari data-data yang dihimpun, hingga kini peredaran rokok palsu non cukai masih menjamur di Indonesia. Bahkan setahun kemudian, jumlah hasil dari penindakan DJBC rokok Ilegal melonjak tajam menjadi 710 juta batang dengan nilai mencapai Rp 1,1 triliun. Pada 2025, DJBC telah menyita 745,9 juta batang rokok ilegal dari 12.041 penindakan hingga September.

Merk-merk rokok palsu non cukai yang dijual dalam jaringan Mafia rokok Ilegal Steven seperti merk Platinum Seven, Esse Lights, Magnate, Smith, H&C, Dart, Mond dan Luffman diduga merk rokok asal Korea yang dipalsukan di negara Philipina. Lalu, diselundupkan melalui jalur laut ke Jambi dengan sebuah kontainer berwarna biru yang berisikan penuh rokok Ilegal diduga palsu.

Berdasarkan informasi, diduga peredaran rokok palsu non cukai jaringan Steven di jakarta dan Tangerang, telah berkoordinasi dengan oknum Aparat Penegak Hukum mulai dari tingkat Polsek, Polres, Polda hingga mabes. Diduga kuat hasil penjualan rokok Ilegal dan palsu jaringan Steven di Money Laundering melalui beberapa rekening Bank.

Setelah di Money Laundering diduga uang tersebut dijadikan modal usaha showroom mobil mewah oleh Steven untuk menyamarkan hasil kejahatan penjual rokok palsu non cukai miliknya.

Diharapkan Kementerian Keuangan melalui unit eselon I yaitu Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dapat memutus peredaran rokok Ilegal dan palsu jaringan Steven. Supaya mengurangi atau meminimalisir kerugian negara akibat rokok palsu non cukai. (*) Red

ADVERTISEMENT
Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.