PristiwaNews| Tangerang, – Wakapolresta Tangerang Kombes Pol. Christian Aer, S.H., S.I.K. menjadi pembina upacara di SMP Negeri 2 Tigaraksa, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Polisi Peduli Pendidikan yang digagas Polda Banten untuk membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan lingkungan sekolah.
Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB itu dihadiri Wakasek SMPN 2 Tigaraksa Absor, jajaran Polsek Tigaraksa, para guru, serta seluruh siswa dan siswi SMPN 2 Tigaraksa.

Dalam amanatnya, Kombes Pol. Christian Aer menyampaikan pesan Kapolda Banten bertema “Pencegahan dan Penanggulangan Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba.” Ia menegaskan bahwa masa sekolah merupakan waktu penting untuk membentuk karakter, integritas, dan tanggung jawab sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Tugas utama seorang pelajar adalah belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru dan orang tua, serta menjauhi segala bentuk perilaku yang dapat merusak masa depan,” ujar Christian di hadapan peserta upacara.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, tawuran, maupun tindakan perundungan (bullying). Menurutnya, pengaruh lingkungan pergaulan, media sosial, hingga kurangnya pengawasan menjadi faktor yang dapat mendorong remaja melakukan tindakan menyimpang.

Mengacu pada data Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2025, Christian menyebutkan bahwa sebanyak 28,2 persen pengguna narkoba berada pada rentang usia 15–24 tahun, dengan sekitar 312 ribu di antaranya berasal dari kalangan pelajar. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius yang harus ditangani bersama oleh keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah.

Selain memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, Wakapolresta juga mengajak para siswa untuk menolak budaya bullying, menjaga pergaulan yang sehat, serta aktif mengikuti kegiatan positif di sekolah sebagai sarana mengembangkan potensi diri.

Dalam kesempatan itu, ia turut memperkenalkan layanan darurat Polri 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam tanpa dipungut biaya untuk melaporkan tindak kejahatan maupun keadaan darurat lainnya.

Melalui Program Polisi Peduli Pendidikan, Polresta Tangerang berharap kehadiran Polri di lingkungan sekolah tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi mitra dalam membentuk karakter pelajar yang disiplin, berprestasi, dan berakhlak mulia menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari para siswa. Program tersebut diharapkan semakin meningkatkan kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus memperkuat kesadaran generasi muda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sejak dini.(*)
Apang Supriyadi
