PristiwaNews| Kabupaten Tangerang,- Pemerintah Kabupaten Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui penyelenggaraan Workshop Pelatihan Guru PAUD dan Tenaga Pendidik tentang Tumbuh Kembang Anak di Era Digital. Kegiatan yang menjadi bagian dari program kerja Wakil Bupati Kabupaten Tangerang tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi para guru PAUD agar mampu mendampingi proses tumbuh kembang anak sesuai perkembangan zaman, sekaligus menghadapi tantangan di era digital.

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam Lintas Berita Kabupaten Tangerang 91 FM, workshop ini menjadi wadah bagi para guru dan tenaga pendidik untuk memperkuat kemampuan dalam memahami aspek perkembangan fisik, emosional, sosial, serta literasi digital anak usia dini. Melalui pelatihan tersebut, diharapkan proses pembelajaran menjadi lebih kreatif, inovatif, dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Program Dongeng Edukatif Perkuat Pendidikan Karakter Anak
Salah satu materi yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut adalah program dongeng edukatif sebagai metode pembelajaran yang dinilai efektif dalam membangun karakter anak sejak usia dini. Melalui kegiatan mendongeng, para guru diberikan pembekalan mengenai teknik bercerita yang menarik, komunikatif, dan sesuai dengan perkembangan psikologis anak.
Program dongeng tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, semangat gotong royong, cinta tanah air, hingga pembentukan akhlak mulia. Di tengah derasnya arus informasi digital, metode dongeng dinilai tetap relevan sebagai media edukasi yang mampu merangsang imajinasi, meningkatkan kemampuan berbahasa, membangun konsentrasi, serta mempererat hubungan emosional antara guru dan peserta didik.
Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap pendekatan pembelajaran berbasis cerita dapat menjadi salah satu strategi untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan gawai secara berlebihan sekaligus memperkuat pendidikan karakter sejak usia dini.
Era Digital Membutuhkan Guru yang Adaptif
Kemajuan teknologi menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan bagi dunia pendidikan. Anak-anak saat ini tumbuh di lingkungan yang tidak terlepas dari penggunaan perangkat digital sehingga memerlukan pendampingan yang tepat dari orang tua maupun tenaga pendidik.

Melalui workshop tersebut, para guru PAUD didorong untuk mampu memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang positif tanpa mengabaikan pentingnya interaksi langsung, permainan edukatif, aktivitas motorik, serta penguatan karakter melalui berbagai metode kreatif, termasuk kegiatan mendongeng.
Aspirasi Masyarakat: Biaya Pendidikan PAUD dan TK Masih Menjadi Perhatian
Di sisi lain, masyarakat memberikan apresiasi atas upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik. Namun demikian, sejumlah aspirasi juga berkembang terkait beban biaya pendidikan PAUD dan Taman Kanak-Kanak (TK) yang masih dirasakan cukup berat oleh sebagian keluarga.
Beberapa orang tua berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat memperluas program bantuan pendidikan anak usia dini, mengingat masih terdapat biaya yang harus ditanggung masyarakat, mulai dari uang pangkal, SPP bulanan, seragam, perlengkapan belajar hingga kegiatan sekolah.

Masyarakat menginginkan adanya kebijakan yang lebih berpihak kepada keluarga kurang mampu melalui peningkatan subsidi operasional, bantuan pendidikan yang lebih tepat sasaran, maupun program khusus yang dapat meringankan biaya pendidikan PAUD dan TK sehingga seluruh anak memiliki kesempatan yang sama memperoleh layanan pendidikan berkualitas.
Membangun Generasi Emas Indonesia Sejak Usia Dini
Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru melalui workshop, penguatan pendidikan karakter melalui program dongeng, serta perluasan akses pendidikan yang terjangkau menjadi tiga aspek penting yang saling melengkapi.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat, diharapkan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tangerang semakin berkualitas, inklusif, dan mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.(*) Wempi A
